إِلٰـهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً- وَلاَ أَقْوٰى عَلَى نَارِ الْجَحِيْم
Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku juga tak kuat di neraka Jahim.
فَهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِي – فَإنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِ
Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar.
ذُنُوْبِي مِثْلُ أَعْدَادٍ الرِّمَالِ – فَهَبْ لِي تَوْبَةً يَاذَاالْجَلاَلِ
Dosaku bagaikan bilangan pasir, maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang mempunyai keagungan.
وَعُمْرِي نَاقِصٌ فِي كُلِّ يَوْمٍ – وَذَنْبِي زَائِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِي
Umurku ini setiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya.
إِلٰـهِي عَبْدُكَ الْعَاصِي أَتَاكَ – مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاك
Wahai, Tuhanku ! Hamba-Mu yang berbuat dosa telah datang kepada-Mu dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada-Mu.
فَإِنْ تَغْفِرْ فَأنْتَ لِذَاكَ أَهْلٌ – فَإنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاك
Maka bila engkau mengampuni, maka Engkaulah yang berhak mengampuni,
bila Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?
Silahkan di share.
Semoga bermanfaat.
Jumat, 21 Februari 2020
Petuah Syaikh Thanthawi
Ditulis oleh : Syaikh Thanthawi (Syaikh Besar Universitas Al-Azhar)
ﻛُﻠُّﻨَﺎ ﺍَﺷْﺨَﺎﺹٌ ﻋَﺎﺩِﻱٌّ ﻓِﻰ ﻧَﻈْﺮِ ﻣَﻦْ ﻻَ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻨَﺎ
Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita.
ﻭَﻛُﻠُّﻨَﺎ ﺍَﺷْﺨَﺎﺹٌ ﺭَﺍﺋِﻌُﻮْﻥَ ﻓِﻰ ﻧَﻈْﺮِ ﻣَﻦْ ﻳَﻔْﻬَﻤُﻨَﺎ
Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.
، ﻭَﻛُﻠُّﻨَﺎ ﺍَﺷْﺨَﺎﺹٌ ﻣُﻤَﻴِّﺰُﻭْﻥَ ﻓِﻰ ﻧَﻈْﺮِ ﻣَﻦْ ﻳُﺤِﺒُّﻨَﺎ
Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.
ﻭَﻛُﻠُّﻨَﺎ ﺍَﺷْﺨَﺎﺹٌ ﻣَﻐْﺮُﻭْﺭُﻭْﻥَ ﻓِﻰ ﻧَﻈْﺮِ ﻣَﻦْ ﻳَﺤْﺴُﺪُﻧَﺎ
Kita adalah pribadi yg menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian.
، ﻭَﻛُﻠُّﻨَﺎ ﺍَﺷْﺨَﺎﺹٌ ﺳَﻴِّﺌُﻮْﻥَ ﻓِﻰ ﻧَﻈْﺮِ ﻣَﻦْ ﻳَﺤْﻘِﺪُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ
Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri.
، ﻟِﻜُﻞِّ ﺷَﺨْﺺٍ ﻧَﻈْﺮَﺗُﻪُ، ﻓَﻼَ ﺗَﺘْﻌَﺐْ ﻧَﻔْﺴَﻚَ ﻟِﺘُﺤْﺴِﻦَ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻵﺧَﺮِﻳْﻦَ
Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah lelah agar tampak baik di mata orang lain.
، ﻳَﻜْﻔِﻴْﻚَ ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟﻠّٰﻪُ ﻋَﻨْﻚَ ، ﺭِﺿَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻏَﺎﻳَﺔٌ ﻻَ ﺗُﺪْﺭَﻙ
Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari ridha manusia adalah tujuan yang tak kan pernah tergapai.
، ﻭَﺭِﺿَﺎ ﺍﻟﻠّٰﻪُ ﻏَﺎﻳَﺔٌ ﻻَ ﺗُﺘْﺮَﻙ ، ﻓَﺎﺗْﺮُﻙْ ﻣَﺎ ﻻَ ﻳُﺪْﺭَﻙْ ، ﻭَﺍَﺩْﺭِﻙْ ﻣَﺎ ﻻَ ﻳُﺘْﺮَﻙْ
Sedangkan ridha Allah, destinasi yang pasti sampai. Maka tinggalkan segala upaya mencari keridhaan manusia, dan fokus saja pada ridha Allah.
Silahkan di share.
Semoga bermanfaat .
Langganan:
Postingan (Atom)
Memulai Hari Sebagai Pemimpin!
Apasih Sebenarnya Definisi Pemimpin? Menurut John C. Maxwell, sebenarnya setiap orang masing-masing dapat memengaruhi dan juga dipengaruhi ...
-
إِلٰـهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً- وَلاَ أَقْوٰى عَلَى نَارِ الْجَحِيْم Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku juga tak kua...
-
Dalam riwayat Bukhari disebutkan, “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” Kematian memang ditakdirkan menjadi sebuah misteri....
-
Kesadaran. Saya kira itu hal pertama yang membedakan seorang penyelam dengan seorang yang tenggelam. Jika seorang yang menyelam disebut ...